Selasa, 01 Januari 2013

Khasanah Lama Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru tahun 1938 :
Duduk dari kiri ke kanan :  
Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Pendiri STAITA dan STAIN Padangsidimpuan), 
Syekh Musthafa Husein gelar Tuan Natobang (Pendiri Musthafawiyah), 
dan Syekh Abdul Halim Khatib gelar Tuan Naposo (Penerus Musthafawiyah)

POS UJIAN HER




PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) PELAKSANAAN UJIAN SEMESTER ULANGAN :
Sesuai hasil rapat tahunan dosen pada hari Senin, 31 Desember 2012, diputuskan kebijaksanaan penyelenggaraan ujian semester ulangan (ujian her) bagi mahasiswa yang gagal dalam ujian semester (memeroleh nilai E) dengan prosedur operasional standar sebagai berikut :
1.       Mahasiswa semester 1 sampai 4 yang gagal dalam ujian semester, ditandai dengan perolehan nilai E, wajib mengikuti perkuliahan kembali pada tahun berikutnya untuk mata kuliahnya yang gagal, dan karenanya tidak diperkenankan mengikuti ujian her.
2.       Apabila pada ujian semester tahun berikutnya mahasiswa tersebut masih tetap gagal, maka kesempatannya untuk mengulang diberikan setelah ia duduk di semester 5 ke atas.
3.       Mahasiswa semester 5 ke atas yang gagal dalam ujian semester, ditandai dengan perolehan nilai E, dapat dan wajib mengikuti ujian her.
4.       Sebelum mengikuti ujian her, mahasiswa wajib mengikuti kuliah tatap muka semester pendek dengan dosen mata kuliah ybs minimal tiga kali tatap muka. Waktu kuliah ditetapkan sendiri oleh dosen mata kuliah ybs setelah berkoordinasi dengan sekretariat.
5.       Sebagai pengingat bagi mahasiswa dan dosen, maka dosen diwajibkan mengumumkan ketentuan tentang ujian her pada kontrak perkuliahan dan pada bagian bawah lembaran soal ujian semester bagi mahasiswa semester 5 ke atas, dengan redaksi kalimat kurang lebih sebagai berikut : “Jika Anda memeroleh nilai E untuk mata kuliah ini, Anda wajib mengikuti kuliah semester pendek dan ujian semester ulangan (ujian her) yang waktunya akan diumumkan segera setelah keluarnya pengumuman nilai hasil ujian semester ini.”
6.       Absensi perkuliahan semester pendek menjadi dasar bagi dosen untuk mengizinkan mahasiswa mengikuti ujian her. Dengan kata lain, mahasiswa yang tidak pernah mengikuti kuliah semester pendek, secara otomatis tidak berhak mengikuti ujian her.
7.       Dosen wajib menyerahkan lampiran SAP/silabus materi kuliah semester pendek kepada sekretariat.
8.       Mengingat waktu penyelenggaraan kuliah semester pendek dan ujian her berlangsung di luar jadwal waktu kuliah regular, maka kepada mahasiswa peserta diwajibkan membayar uang kuliah sekaligus uang ujian her dengan besaran sebagai berikut :
a.       Rp 50.000 per mata kuliah per mahasiswa, apabila jumlah peserta kuliah semester pendek antara 1 sampai 5 orang.
b.      Rp 25.000 per mata kuliah per mahasiswa, apabila jumlah peserta kuliah semester pendek lebih dari 5 orang. (6 orang atau lebih).
9.       Penetapan uang kuliah dan uang ujian her sebagaimana tercantum pada poin 8 di atas, ditetapkan oleh sekretariat setelah menghitung jumlah peserta untuk masing-masing mata kuliah.
10.   Mahasiswa yang memeroleh nilai D, bahkan C,  dan bermaksud hendak memerbaiki nilai, boleh mengikuti kuliah semester pendek dan ujian her dengan ketentuan sama seperti mereka yang memeroleh nilai E.
11.   Sepanjang perkuliahan dari semester 1 sampai 8, mahasiswa hanya dibenarkan memiliki maksimal 2 mata kuliah dengan nilai D. Apabila lebih dari 2, maka mahasiswa ybs wajib mengikuti kuliah semester pendek dan ujian her untuk mata kuliah ketiga, keempat, dan seterusnya yang memiliki nilai D.
12.   Penyelenggaraan kuliah semester pendek dan ujian semester ulangan (ujian her) sudah dapat diberlakukan terhadap hasil ujian semester ganjil T.A. 2012/2013 dan hasil ujian semester tahun-tahun sebelumnya yang bernilai E, bagi mahasiswa yang pada T.A. 2012/2013 telah duduk di semester 5 ke atas.
13.   Ketentuan tentang prosedur operasional standar ini berlaku mulai semester genap T.A. 2012/2013.
Padangsidimpuan, 2 Januari 2013.
K e t u a


Drs H Mahfuz Budi, MA

Rabu, 18 Juli 2012

Izin Prodi Terbit, Otomatis Terakreditasi


Selasa, 17 Juli 2012 , 18:35:00


JAKARTA--Perguruan tinggi akan mendapatkan akreditasi secara otomatis baik untuk penyelenggaraan institusi maupun program studi (prodi) pada saat memperoleh izin penyelenggaraan. Ketentuan tersebut diatur melalui Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU Dikti) yang telah disahkan menjadi UU Dikti oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 13 Juli 2012 lalu.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikti Kemdikbud) Djoko Santoso menyampaikan, kendala yang dihadapi selama ini adalah banyaknya program studi yang belum terakreditasi sehingga tidak bisa mengeluarkan ijazah. Hal ini disebabkan tidak terpenuhinya batas waktu akreditasi yaitu pada 16 Mei lalu atau tujuh tahun sejak dikeluarkannya Peraturan Pemerintah No.19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

"Padahal yang belum mengeluarkan akreditasi jumlahnya empat ribu (prodi)," terang Djoko di Jakarta, Selasa (17/7).

Djoko menyampaikan, menurut UU Dikti, institusi atau prodi yang telah mendapatkan izin penyelenggaraan maka berakreditasi minimum C. Dengan demikian, kata dia, sudah dapat mengeluarkan ijazah. "Jadi ini akreditasi minimum institusi. Program studi juga minimum begitu izinnya terbit. Akreditasi berikutnya adalah apakah menjadi lebih baik atau sebaliknya, mestinya lebih baik," katanya.

Mantan Rektor ITB ini menerangkan, pendirian prodi baru harus  memenuhi syarat minimum akreditasi, sehingga pada saat izin prodi keluar, otomatis sudah terakreditasi minimum. Untuk mengeluarkan izin akreditasi, kata Djoko, dilihat dari terpenuhinya standar nasional pendidikan tinggi. "Standarnya meliputi delapan standar nasional pendidikan (SNP) ditambah dengan standar penelitian dan standar pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.

Terkait penjaminan mutu, lanjut Djoko, saat ini secara internal dilakukan oleh masing-masing perguruan tinggi. Kemudian,secara eksternal dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). "Ke depan ada lembaga akreditasi mandiri (LAM) yang melakukan akreditasi berdasarkan kepada profesi dan berdasarkan wilayah. Misalnya saja, kedokteran, akuntansi, arsitektur, bisa membuat sendiri. Jadi bisa banyak yang melakukan akreditasi," katanya. (Cha/jpnn)

Minggu, 24 Juni 2012

Pimpinan Baru STAITA

Terhitung  1 Agustus 2014, pimpinan baru STAITA adalah sebagai berikut :
Ketua                                 Drs.H.Mahfuz Budi, MA.
Pembantu Ketua I         H. Ilham Sentosa, Lc., MA
Pembantu Ketua II        H. Junda Harahap Lc., MA.
Pembantu Ketua III      Nuryanti Siregar, MA
Kajur PAI/PS                 Asriana, M.Ag.  .

Roster Semester Ganjil T.A. 2012-2013


Waktu       (SKS) Mata Kuliah                  Dosen

SEMESTER    I     TA    2012-2013
KAMIS
14.00-15.30 (2) Civic Education                 Asriana, M.Ag.
16.00-18.00 (3) Bahasa Arab (Nahwu)   Hj. Khadijah Hannum, Lc., S.Pd.I.
JUMAT
14.00-15.30 (2) Bahasa Indonesia          Maslina Daulay, MA
16.00-18.00 (3) ISD                                    Maslina Daulay, MA
SABTU
14.00-15.30 (2) Psikologi Pendidikan               Nursofayanti, S.Pd.I.
16.00-17.30 (2) Dasar-dasar Kependidikan    Nuriyanti, MA
MINGGU
14.00-15.30 (2) Pancasila                                   H. Ihwanuddin Pulungan, M.Pd.
16.00-18.00 (3) Bhs. Inggris I (Grammar)      Abdul Haris Lubis, S.Pd.

SEMESTER   III     TA    2012-2013
KAMIS
14.00-15.30 (2) Psikologi Agama           Dra. Hj. Rosyidah Harahap
16.00-18.00 (3) Statistik                            Asriana, M.Ag.
JUMAT
14.00-15.30 (2) Bhs Arab III (Sharaf)          Ilham Sentosa, MA
16.00-17.30 (2) Filsafat Umum                        M. Yusuf Pulungan, MA.
SABTU
13.30-15.30 (3) Fiqh I (Ibadah)                  Drs. Dame Siregar, MA.
16.00-18.00 (3) Hadits I                                  Drs. Dame Siregar, MA.
MINGGU
14.00-15.30 (2)   Extentive Reading                  Kasman, M.Ag.
16.00-18.00 (2) Filsafat Pendidikan Islam         Nursri Hayati, MA.

SEMESTER   V     TA    2012-2013
KAMIS
14.00-15.30 (2) Psikologi Belajar PAI          Irma Sari, MA
16.00-17.30 (2) Ilmu Tasawuf                         Syoufinal, MA.
JUMAT
14.00-16.00 (3) Tafsir                       H. Junda Harahap, Lc., MA.
16.30-18.00 (2) Filsafat Ilmu             M. Yusuf Pulungan, MA.
SABTU
14.00-16.00 (3) Perencanaan Sistem PAI           Drs. H. Muslim Hasibuan, MA.
16.30-18.00 (2) Materi PAI                                     Drs. H. Muslim Hasibuan, MA.
MINGGU
14.00-15.30 (2) Desain Pembelajaran                             Drs. H. Mhd. Darwis Dasopang, M.Ag.
16.00-18.00 (3) Pengembangan Kurikulum PAI          H. Ihwanuddin Pulungan, M.Pd.

SEMESTER   VII     TA    2012-2013
KAMIS
14.00-15.30 (2) Manajemen dan Supervisi                  Dr. Zaenal Efendi Hasibuan
16.00-18.00 (3) Tafsir Tarbawi                                      Dr. Zaenal Efendi Hasibuan
JUMAT
14.00-16.00 (3) Masailul Fiqh                                Ahmatnijar, M.Ag./KAR
16.30-18.00 (2) Seminar Proposal                        Nursri Hayati, MA

SABTU
14.00-15.30 (2) Media Pembelajaran                         Nuryanti, MA
16.00-18.00 (2) Etika Profesi Keguruan                   Nursofayanti, S.Pd.I.
MINGGU
14.00-15.30 (4) Praktek Mengajar                         Drs. H. Mhd. Darwis Dasopang, M.Ag.
16.00-17.30 (2) Perbandingan Mazhab                  Kasman, M.Ag./KAR

Ujian Semester Genap 2011-2012